Balai Teknik Sungai menerima kunjungan edukasi dari mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dan Arsitektur Universitas Surakarta (UNSA) pada Rabu (1/7). Kunjungan ini dikemas dalam program "Tamasya Edukasi" yang bertujuan untuk menyelaraskan teori perkuliahan dengan implementasi praktis di bidang keairan.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa diajak untuk meninjau langsung fasilitas di Laboratorium Uji Model Hidraulik Fisik. Di laboratorium ini, para peserta membedah sejumlah materi teknis utama, yang meliputi pemodelan metode perlindungan tebing sungai, mekanisme pengukuran debit dan pengamatan tinggi muka air, serta simulasi penanganan gerusan dasar (scouring) pada bangunan air.
Kunjungan lapangan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang berjalan aktif antara mahasiswa dan tim teknis balai. Pembahasan berfokus pada detail teknis pembuatan model fisik hingga pemutakhiran teknologi pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) terbaru yang diterapkan saat ini.
Melalui program Tamasya Edukasi ini, Balai Teknik Sungai berkomitmen untuk terus membuka ruang literasi teknis bagi kalangan pelopor akademik, sekaligus mendukung peningkatan kapasitas calon-calon insinyur masa depan di Indonesia.
