Pengunjung: Pengunjung
LIDAR

TEKNOLOGI PEMETAAN

LiDAR

Light Detection and Ranging

L iDAR merupakan teknologi penginderaan jauh aktif yang memanfaatkan sinar laser untuk memetakan permukaan bumi dengan akurasi tingkat centimeter. Sensor memancarkan jutaan pulsa laser per detik, kemudian menghitung waktu pantulan untuk menghasilkan data titik tiga dimensi (point cloud) yang sangat detail โ€” bahkan mampu menembus tutupan vegetasi lebat.

"Satu penerbangan LiDAR mampu menggantikan berminggu-minggu
survei topografi konvensional."

01. Peran di Balai Teknik Sungai

Di lingkungan Balai Teknik Sungai, LiDAR dimanfaatkan sebagai tulang punggung akuisisi data topografi presisi tinggi. Data yang dihasilkan menjadi dasar untuk berbagai perencanaan teknis strategis:

Pemetaan Topografi

DTM & DSM resolusi tinggi untuk desain teknis sungai.

Analisis Banjir

Input utama pemodelan hidrolika HEC-RAS 2D.

Morfologi Sungai

Monitoring perubahan geometri antar periode survei.

Desain Infrastruktur

Dasar perencanaan tanggul, revetment & normalisasi.

02. Alur Kerja Singkat

Proses LiDAR di lapangan dilakukan menggunakan wahana drone DJI Matrice 300 RTK yang dipadukan dengan sensor Zenmuse L1. Berikut tahapan ringkasnya:

1

Perencanaan Misi

Desain jalur terbang, sidelap 40โ€“60%, kecepatan 5โ€“8 m/s.

2

Akuisisi Data

Perekaman point cloud + data IMU + GNSS RTK secara simultan.

3

Post-Processing

Pengolahan trajektori di DJI Terra / Trimble Business Center.

4

Klasifikasi & DTM

Ground classification di Global Mapper / CloudCompare, lalu interpolasi DTM.

5

Analisis & Integrasi

Input ke HEC-RAS atau AutoCAD Civil 3D untuk desain teknis.

03. Keunggulan dalam Angka

ยฑ3โ€“5 cm

AKURASI VERTIKAL

300/mยฒ

KERAPATAN TITIK

10ร— lebih cepat

DARI KONVENSIONAL

3D

DATA PRESISI

04. Masa Depan Pengelolaan Sungai

Integrasi LiDAR dengan AI Sediment Tracking dan Digital Twin Sungai membuka babak baru pengelolaan Sumber Daya Air berbasis data presisi. Monitoring perubahan morfologi kini dapat dilakukan secara near real-time, mendukung sistem peringatan dini banjir dan perencanaan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap dinamika perubahan iklim.

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan praktik lapangan dan literatur teknis. Implementasi pada lokasi tertentu memerlukan kajian teknis lanjutan sesuai karakteristik sungai dan kebutuhan pengguna data.

BALAI TEKNIK SUNGAI

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ยท Kementerian Pekerjaan Umum

๏ปฟ
๏ปฟ
Whatsapp